Artikel

Sakit Gigi Tapi Lubang Kecil: Kok Bisa Sampai Sakit Kepala?

26 November 2025
Sakit Gigi Tapi Lubang Kecil: Kok Bisa Sampai Sakit Kepala?

Banyak orang kaget: “Lubangnya cuma titik, tapi sakitnya sampai ke kepala. Masuk akal nggak sih?”

Jawabannya: sangat masuk akal secara medis.

1. Masalahnya Bukan di “Besar Lubang”, Tapi di Pulpa

Di dalam gigi ada pulpa: isinya saraf dan pembuluh darah, terkurung di ruang sempit.
Kalau karies (gigi berlubang) sudah mendekati pulpa:

  • pulpa meradang (pulpitis),
  • tekanan di dalam gigi naik,
  • saraf jadi super sensitif → nyeri bisa sangat hebat, meski lubang kelihatan kecil.

Seringnya, lubang di permukaan tampak kecil, tapi kerusakan di dalam sudah meluas ke arah pulpa.

2. Kenapa Nyeri Bisa “Menjalar” ke Kepala?

Saraf gigi terhubung ke saraf trigeminus, saraf utama wajah dan sebagian kepala.
Saat gigi nyeri berat:

  • otak bisa “salah baca” lokasi nyeri → terasa di rahang, telinga, pelipis, atau kepala (ini disebut referred pain),
  • otot rahang ikut tegang, tidur terganggu → makin memicu sakit kepala.

Jadi wajar kalau rasanya bukan cuma “sakit gigi”, tapi seperti separuh kepala ikut protes.

3. Kapan Harus Segera ke Dokter Gigi?

Jangan ditunda kalau:

  • nyeri berdenyut, spontan, atau sampai susah tidur,
  • nyeri tidak membaik dengan obat nyeri biasa,
  • ada bengkak di gusi/pipi,
  • disertai demam atau badan lemas.

Solusinya biasanya bukan cuma obat nyeri/antibiotik, tapi:

  • bersihkan karies dan tambal,
  • atau perawatan saluran akar,
  • atau cabut gigi (tergantung kondisi).

Dilihat :
kali